Pinjaman Online Pribadi

Mengapa pinjaman online pribadi sangat disukai?

Pinjaman pribadi perorangan adalah salah satu jenis kredit yang diberikan guna memenuhi kebutuhan pribadi si peminjam, yang dalam istilah bahasa Inggrisnya adalah “Personal Loan”. Personal loan semdiri dapat dibagi dua, yaitu pinjaman pribadi konvensional dan pinjaman online pribadi. Pinjaman uang tunai pribadi banyak diminati oleh masyarakat karena dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan pribadi si peminjam. Baik untuk biaya penting dan mendesak, maupun untuk biaya kegiatan yang sifatnya rekreasional. Ada pinjaman pribadi yang menggunakan jaminan, ada juga pinjaman pribadi yang tidak membutuhkan agunan. Pinjaman ini dapat diperoleh melalui lembaga keuangan konvensional maupun melalui hubungan kekerabatan (teman, sanak famili, dan sebagainya).

 
10 juta
Butuh Pinjaman Tunai? Tanpa agunan & tanpa kartu kredit
Maks Periode Pinjaman – 20 Bulan
Minimum Jumlah Pinjaman – 2.000.000 Rp
Maks Jumlah Pinjaman – 20.000.000 Rp
Ajukan pinjaman dengan mudah dan cepat dengan aplikasi Tunaiku!
AJUKAN PINJAMAN

Salah satu jenis pinjaman pribadi yang banyak diminati adalah pinjaman online pribadi. Pinjaman jenis ini disukai karena proses pengajuan pinjaman yang tidak menyita banyak waktu dan tenaga. Untuk memperoleh pinjaman pribadi perorangan secara online, yang Anda butuhkan hanyalah seperangkat komputer (bisa PC, laptop, ataupun tablet) yang terkoneksi jaringan internet. Ini dikarenakan pinjaman jenis online ini menggunakan media internet untuk komunikasinya. Jadi, apabila seorang nasabah ingin mendapatkan pinjaman uang secara online, nasabah tersebut harus mengakses situs web lembaga keuangan yang menawarkan jasa peminjaman uang secara online. Kemudian memilih menu pinjaman online pribadi serta mengisi sejumlah formulir online yang telah disediakan oleh pihak pemberi pinjaman. Dalam hal kelengkapan berkas data personal, Anda perlu memindai berkas-berkas tersebut dan menyimpannya dalam bentuk yang disyaratkan oleh aplikasi yang ada dalam situs web tersebut. Biasanya dalam bentuk JPG atau PDF.

Apa syarat pinjaman online pribadi

pinjaman online pribadiSebagaimana yang telah disebutkan di atas, awal proses pengajuan pinjaman online pribadi adalah dengan mengakses situs web dari lembaga pemberi pinjaman pribadi perorangan tersebut. Setelah itu Anda harus mengisi sejumlah formulir online yang telah disediakan. Syarat umum biasanya menyangkut data pribadi Anda, seperti usia, pekerjaan, latar pendidikan, tempat tinggal, serta gaji. Syarat umum memang sudah menjadi sebuah keharusan guna memastikan jumlah dana yang bisa Anda dapatkan serta model cicilan yang bisa Anda jalani. Selain itu, pihak pemberi pinjaman membutuhkan data ini guna memastikan track record Anda dalam hal kredit macet tidak mendapatkan rapor merah. Juga dibutuhkan untuk mengetahui tingkat kemampuan cicilan Anda dan berapa lama waktu yang Anda butuhkan.

Usia minimal untuk dapat memperoleh pinjaman uang tunai pribadi secara online ini berkisar antara 17 tahun hingga 21 tahun. Tergantung kebijakan dari tiap lembaga finansial masing-masing. Sedangkan untuk pekerjaan dan gaji, biasanya yang diutamakan adalah nasabah yang memiliki penghasilan bulanan yang stabil alias tetap. Yaitu biasanya para pegawai dan karyawan yang memiliki gaji pokok setidaknya sekitar Rp. 2 juta atau Rp. 3 jutaan. Selain itu, ada juga yang mensyaratkan adanya jaminan untuk pinjaman yang akan Anda dapatkan. Dan yang paling penting, selain berkas identitas diri, adalah rapor merah Anda dalam hal kredit macet. Jika Anda memiliki rapor merah, apalagi Anda masuk daftar hitam kredit macet dari satu atau beberapa lembaga finansial, baik online maupun yang konvensional, maka akan sangat menyulitkan Anda untuk bisa mendapatkan pinjaman uang tersebut.

Seputar suku bunga pinjaman online pribadi

Faktor penting lainnya yang yang harus Anda perhatikan sebelum mengajukan pinjaman online pribadi adalah kredibilitas lembaga pemberi pinjaman dan suku bunga dari pinjaman pribadi perorangan tersebut. Kedua hal tersebut patut dicermati karena saat ini banyak oknum yang memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk melakukan penipuan, dan salah satunya dengan cara melalui model pinjaman online ini. Jika lembaga tersebut memiliki kredibilitas tinggi, maka kemungkinan Anda untuk tertipu cukup minim, sehingga jaminan yang mungkin diminta oleh lembaga tersebut dalam kondisi aman.

Selain kredibilitas lembaga, tingkat suku bunga pinjaman patut dicermati karena biasanya skema pinjaman dana jenis ini memberlakukan bunga yang relatif lebih besar daripada skema pinjaman lainnya. Ini karena dana yang Anda pinjam penggunaannya adalah untuk kepentingan pribadi yang cukup beragam, tidak melulu untuk modal usaha saja. Sehingga pihak pemberi pinjaman akan memperhitungkan risiko kredit macet dan memasukkannya dalam tingkat suku bunga pinjaman guna men-cover kegagalan atau keterlambatan cicilan. Sebagai gambaran, rata-rata suku bunga yang diberlakukan bank-bank di Indonesia adalah sekitar 0,99 sampai 1,2 persen per bulan. Sedangkan untuk suku bunga pinjaman uang tunai pribadi, online ataupun konvensional, akan dikenakan suku bunga yang lebih tinggi dari itu, bisa jadi 2 persen atau lebih per bulannya. Namun ada juga lembaga finansial yang berani atau mampu memberikan suku bunga rendah untuk pinjaman uang jenis ini.

Mengapa harus hati-hati ketika mengajukan pinjaman online pribadi

Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa pinjaman online pribadi lazimnya mengenakan bunga yang relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis pinjaman lainnya. Oleh karena itu Anda sebaiknya berhati-hati saat hendak mengajukan pinjaman pribadi perorangan. Anda harus memperhatikan kemampuan finansial bulanan Anda yang dibutuhkan untuk melakukan cicilan. Berapa uang yang Anda pinjam, berapa gaji bulanan Anda, berapa kebutuhan hidup bulanan Anda. Semua itu harus Anda perhitungkan agar Anda tidak menjadi semakin kesulitan keuangan setelah mendapatkan pinjaman uang tunai pribadi tersebut.

Selain memperhatikan kemampuan mencicil Anda, cara mencicil kredit setiap bulannya juga patut Anda perhatikan. Karena besar atau kecilnya nominal cicilan tergantung pada jangka waktu pelunasan atau tenor yang Anda pilih saat mendapatkan pinjaman uang tersebut. Tenor 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan atau lebih, memiliki besaran nominal cicilan yang berbeda. Semakin lama jangka waktu pelunasan, maka nominal cicilan akan semakin rendah, tetapi jumlah total bunga yang Anda bayarkan akan semakin besar. Sedangkan semakin singkat cicilan yang Anda pilih, maka nominalnya akan semakin besar, tetapi jumlah total bunga yang harus Anda bayar semakin kecil. Oleh karena itu, tindakan berhati-hati sebelum melangkah adalah sangat penting.

Cara memakai pinjaman online pribadi

Setelah mendapatkan pinjaman online pribadi, maka dana yang Anda terima dapat langsung Anda pakai sesuai kebutuhan Anda saat meminjam. Ada beragam cara dalam menggunakan uang yang telah diperoleh dari pinjaman atau kredit. Bisa Anda gunakan secara langsung begitu menerimanya, bisa juga Anda simpan terlebih dulu hingga tiba saat yang benar-benar membutuhkan dana tersebut.

Anda bisa menggunakannya untuk pergi wisata, untuk menambah modal usaha, untuk membayar biaya rumah sakit, untuk membeli gadget terbaru, dan lain sebagainya. Namun, satu hal yang harus tetap Anda ingat adalah jangan sampai Anda menghambur-hamburkan uang yang telah diperoleh dari hasil pinjaman tersebut secara sia-sia. Karena hal ini hanya akan merugikan diri Anda sendiri di kemudian hari. Karena bagaimanapun, bertindak sesuai perencanaan akan lebih menguntungkan dan menenteramkan.

IKLAN